Minggu, 14 April 2024

TIPS Pahami Gejala DBD pada Anak dan cara mengatasinya.

nyamuk aedes aegypti
Ilustrasi : gambar nyamuk aedes aegypti

TIPS Pahami Gejala DBD pada Anak dan cara mengatasinya.

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini dapat mengancam nyawa, terutama pada anak-anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan masyarakat umum untuk memahami gejala DBD pada anak dan cara mengatasinya. Dalam artikel ini, kita akan membahas panduan lengkap yang disusun oleh dokter spesialis tentang hal tersebut.

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang serius dan dapat mengancam nyawa, terutama pada anak-anak. Untuk membantu para orang tua mengidentifikasi gejala DBD pada anak mereka dan mengatasinya dengan tepat, berikut ini adalah panduan yang disusun oleh dokter spesialis.

siklus hidup nyamuk aedes aegypti
Ilustrasi : Vogging nyamuk Aedes aegypti 

1. Mengenali Gejala DBD pada Anak

Gejala awal DBD pada anak seringkali mirip dengan flu biasa. Namun, beberapa tanda yang perlu diperhatikan meliputi :

* Demam tinggi mendadak

Gejala pertama yang muncul adalah demam tinggi, biasanya di atas 39°C. Demam ini seringkali mendadak dan sulit diatasi dengan obat demam biasa.
Gejala ini dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan sulit untuk bergerak.

* Ruam kulit seperti cacar

Beberapa anak dapat mengalami ruam kulit yang khas pada DBD, seperti ruam merah muda di tubuh.

* Nyeri sendi dan otot

Gejala ini dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan sulit untuk bergerak.

* Pendarahan dari hidung atau gusi

Pada tahap lebih parah, anak dapat mengalami pendarahan ringan, seperti mimisan, gusi berdarah, atau bintik-bintik merah di kulit.

* Mual dan muntah

Anak yang mengalami DBD cenderung kehilangan nafsu makan dan terlihat lemas.

* Perdarahan di kulit


Sumber: Situs Resmi Kementerian Kesehatan Indonesia.

2. Mengatasi Gejala DBD pada Anak

Jika Anda mencurigai anak Anda mengalami DBD, segera konsultasikan dengan dokter. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi gejala DBD :

* Berikan cairan yang cukup kepada anak untuk mencegah dehidrasi.

* Berikan obat penurun demam seperti parasetamol, sesuai dengan dosis yang diresepkan oleh dokter.

* Pantau suhu tubuh anak secara teratur.

* Jangan memberikan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen, karena dapat meningkatkan risiko perdarahan.

Sumber: Panduan Pengobatan DBD dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia.

3. Pencegahan DBD pada Anak

Pastikan lingkungan tempat tinggal anak bersih dari genangan air dan sarang nyamuk.

Selain mengatasi gejala, pencegahan juga penting untuk mencegah DBD pada anak. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan meliputi :

* Menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu saat tidur dan mengaplikasikan repellent yang aman pada kulit anak.

* Menguras bak mandi dan tempat penampungan air secara berkala untuk menghindari berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti.

* Mengenalkan pola hidup bersih dan sehat kepada anak, termasuk mencuci tangan secara teratur.

* Sumber: Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue dari Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI.

Kesimpulan :

Dengan memahami gejala DBD pada anak dan mengikuti langkah-langkah penanganan yang tepat, Anda dapat membantu melindungi kesehatan anak dari bahaya DBD. Tetaplah berkomunikasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi dan saran yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi anak Anda.

Jika Anda memiliki kekhawatiran atau mencurigai anak Anda mengalami gejala DBD, segera hubungi dokter atau layanan kesehatan terdekat. Kesehatan anak adalah prioritas utama, dan tindakan cepat dapat mengurangi risiko komplikasi yang serius.

Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan anak-anak kita agar terhindar dari penyakit yang dapat membahayakan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut dan pengobatan yang sesuai.

Salam sehat untuk keluarga Anda!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar